<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>//Chapter Of My Life// &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://adiputra.nurkartanto.net/category/gagasan/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adiputra.nurkartanto.net</link>
	<description>adiputra nurkartanto</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Aug 2010 03:40:35 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bukan Salah Mayoritas ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/bukan-salah-mayoritas-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/bukan-salah-mayoritas-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 03:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[philosophy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;kalo semua mahasiswa tidak mengerti apa yang diajarkan oleh dosen, berarti bukan salah mahasiswanya, tapi salah dosennya&#8221;
CHAPTER 1 . MAHASISWA
Dulu sewaktu masih kuliah, ada satu mata kuliah yang entah kenapa sepertinya semua mahasiswa yang ambil mata kuliah ini sulit sekali untuk mendapatkan nilai yang baik. Kita sebut saja misal mata kuliah Jaringan Komputer (JarKom).
Nggak yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_438" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img class="size-full wp-image-438" title="ini bukan tentang Anda bukan juga tentang Kami" src="http://adiputra.nurkartanto.net/wp-content/uploads/2010/02/bukansalahjmayoritas.jpg" alt="ini bukan tentang Anda bukan juga tentang Kami" width="600" height="150" /><p class="wp-caption-text">ini bukan tentang Anda bukan juga tentang Kami</p></div>
<p><em>&#8220;kalo semua mahasiswa tidak mengerti apa yang diajarkan oleh dosen, berarti bukan salah mahasiswanya, tapi salah dosennya&#8221;</em></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 1 . MAHASISWA</strong></span></p>
<p>Dulu sewaktu masih kuliah, ada satu mata kuliah yang entah kenapa sepertinya semua mahasiswa yang ambil mata kuliah ini sulit sekali untuk mendapatkan nilai yang baik. Kita sebut saja misal mata kuliah Jaringan Komputer (JarKom).</p>
<p>Nggak yang rajin, apalagi yang males, hampir semuanya sulit untuk mendapatkan nilai yang baik. Bahkan mendapatkan nilai <em><span style="text-decoration: underline;"><strong>C</strong></span></em> saja sudah bersyukur, karena tidak perlu ikut HER atau <em>the worst case</em>: ngulang tahun depan.</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 2 . PHILOSOPHY</strong></span></p>
<p>Sama seperti laki-laki normal lainnya, disela-sela sarapan pagi, gw pun cerita hal tersebut ke bokap nyokap, dan komentar dari nyokap-pun cukup melegakan hati..</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;kalo semua mahasiswa tidak mengerti apa yang diajarkan oleh dosen, berarti bukan salah mahasiswanya, tapi salah dosennya&#8221;</strong></p>
<p><strong>&#8220;dari semua mahasiswa, pasti ada beberapa mahasiswa yang lebih cerdas dan lebih rajin, tapi kalo mereka-pun kesulitan untuk mengerti mata kuliahnya, brarti memang dosennya yang kurang baik menyampaikan/mengajarkan ilmunya. Toh buktinya di mata kuliah yang lain kalian semua bisa mengerti&#8221;</strong> lanjut nyokap gw.. <em>*sambil menceritakan pengalamannya kuliah dulu*</em></p></blockquote>
<p>Gw pun tertegun, tersenyum dan berfikir,</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;berarti nilai gw jelek di mata kuliah ini emang bukan salah gw sepenuhnya <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> &#8221;</strong></p></blockquote>
<p><span id="more-437"></span><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 3 . KARYAWAN</strong></span></p>
<p>Berbekal pengalaman tersebut, philosophy itu-pun terbawa sampai sekarang, ditempat kerja (saat ini).</p>
<p>Entah apa yang salah, yang pasti nggak tau kenapa temen-temen seperjuangan ini hampir sama-sama menyuarakan hal yang sama. Otomatis, philosophy itu-pun muncul kembali di benak gw..</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;kalo sebagian besar karyawan merasakan hal yang sama, berarti yang salah bukan karyawannya, tapi..&#8221;</strong> <em>*sambil gosok-gosok dagu*</em></p></blockquote>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 4 . KESIMPULAN</strong></span></p>
<p>Entahlah apa yang salah, yang pasti kita semua butuh perubahan, positif dan kearah yang lebih baik tentunya. Dan yang mampu merubah semua itu bukan gw, bukan juga temen-temen gw.</p>
<p>Kalo semua itu nggak juga berubah, otomatis, temen-temen yang harus berubah, dan yang paling mudah adalah berubah jalur <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  gw fikir hal itu wajar, karena pasti semua dari kita mengharapkan yang terbaik, untuk perusahaan dan terutama untuk dirinya.</p>
<p><em>Tulisan gw kali ini memang sedikit pudar tujuannya, pada intinya, hanya ingin berbagi salah satu philosophy yang selama ini gw pegang. Gw juga nggak tau apa philosophy ini bener atau nggak, gimana menurut Anda?</em></p>
<p><em>Regards,</em></p>
<p><em>Adiputra</em></p>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 181px; width: 1px; height: 1px;"><strong>kalo semua mahasiswa tidak mengerti apa yang diajarkan oleh dosen, berarti bukan salah mahasiswanya, tapi salah dosennya</strong></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/bukan-salah-mayoritas-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Etika Programmer ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/etika-programmer/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/etika-programmer/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 08:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ide]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[ 
&#8220;Etika   adalah   satu   set   kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok atau masyarakat.&#8221;
CHAPTER 1. ETIKA PROGRAMMER APAAN AJA SIH?
Minggu kemaren gw ditanya sama cewek-nya temen gw. &#8220;Sebagai seorang programmer, etika programmer apaan aja sih?&#8221;; &#8220;buat tugas cewek gw nih&#8221; &#8230;. whuooo   gw [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> </em></p>
<div id="attachment_275" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><em><em><img class="size-full wp-image-275" title="Battle Programmer Shirase" src="http://adiputra.nurkartanto.net/wp-content/uploads/2009/12/bpszi8.jpg" alt="Battle Programmer Shirase" width="600" height="150" /></em></em><p class="wp-caption-text">Battle Programmer Shirase</p></div>
<p><em>&#8220;Etika   adalah   satu   set   kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok atau masyarakat.&#8221;</em></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 1. ETIKA PROGRAMMER APAAN AJA SIH?</strong></span></p>
<p>Minggu kemaren gw ditanya sama <a title="Ichantiks" href="http://ichantiks.nandrito.net" target="_blank">cewek</a>-nya <a title="Nandrito" href="http://nandrito.net" target="_blank">temen gw</a>. &#8220;Sebagai seorang programmer, etika programmer apaan aja sih?&#8221;; &#8220;buat tugas cewek gw nih&#8221; &#8230;. whuooo <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':o' class='wp-smiley' />  gw pun langsung melongo, soalnya gw juga nggak tau apa aja etika-nya <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  yang kepikiran di otak gw cuman <span style="text-decoration: underline;">nggak boleh nge-crack</span>; <span style="text-decoration: underline;">kalo ngambil code/snippet buatan orang lain, harus disisipkan dalam <em>comment</em> dari mana kode tersebut didapet en siapa yang pertama kali buat</span>.</p>
<p>Walopun udh bertaun2 jadi programmer, gw nggak pernah mengkhususkan diri untuk cari tau etika profesi gw sebagai programmer apa ajah <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  sebetulnya dulu waktu kuliah ada mata kuliahnya, <strong>Etika Profesi</strong> namanya, tapi seinget gw, gw nggak ngambil mata kuliah inih :p atau gw ambil tapi pas kuliah gw nggak pernah masuk kali yah :p <em>*eeeh&#8230; yaaah.. lupa lah intinya*</em></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 2. ETIKA PROGRAMMER</strong></span></p>
<p>Emang penasaran juga dengan etika programmer, akhirnya gw sempetin diri untuk serach di om google. Singkat cerita, nemu-lah halaman <a title="ETIKA PROGRAMMER" href="http://www.pdf-search-engine.com/ETIKA%20PROFESI%20YANG%20BERLAKU%20BAGI%20PROGRAMMER%20DI%20INDONESIA%20Galih%20...-html-gapra.files.wordpress.com/2009/01/etika-programmer.html" target="_blank">ETIKA PROFESI YANG BERLAKU BAGI PROGRAMMER DIINDONESIA</a> yang ditulis oleh GALIH PRANOWO seorang mahasiswa INSTITUT SAINS &amp; TEKNOLOGI AKPRIND. Berikut adalah rangkuman Etika Programmer:</p>
<ol>
<li>Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.</li>
<li>Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengansengaja.</li>
<li>Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.</li>
<li>Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.</li>
<li>Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin. Etika profesi yang berlaku bagi programmer di indonesia 3</li>
<li>Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.</li>
<li>Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.</li>
<li>Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.</li>
<li>Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.</li>
<li>Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.</li>
<li>Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.</li>
<li>Tidak boleh mempermalukan profesinya.</li>
<li>Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.</li>
<li>Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.</li>
<li>Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.</li>
</ol>
<p>Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 3. KESIMPULAN</strong></span></p>
<p>Begitulah kira-kira rangkuman Etika Programmer menurut Galih. Gw sendiri belum sempet studi banding <em>*soalnya nggak punya pembanding*</em> :p jadi gw nggak tau keabsahannya. Mungkin yang lain boleh kalo ada yang mo nambahin/ngurangin &amp; kasih pendapat, masukan positif, biar kita para programmer bisa punya acuan etika dalam <em>mengoding</em> <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>Thanx,</em><br />
<em>PT</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/etika-programmer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indowebster 5.1MB/Sec ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/indowebster-5-1mbsec-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/indowebster-5-1mbsec-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 03:24:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;kapan Indonesia bisa menggunakan bandwidth speed dewa dengan leluasa yah?&#8221;
CHAPTER 1 . INDOWEBSTER
Sebagai penyedia jasa storage online, Indowebster merupakan kiblat utama para internet surfer di Indonesia dalam menyimpan/mengunduh file. Dengan server lokal, otomatis waktu untuk upload/download akan bisa lebih cepat lagi prosesnya. Walaupun demikian, dengan keadaan internet di Indonesia ini yang katro, tetep aja butuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_225" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img class="size-full wp-image-225" title="Indowebster 5.1MB/Sec" src="http://adiputra.nurkartanto.net/wp-content/uploads/2009/11/IDWS51.jpg" alt="Indowebster 5.1MB/Sec" width="600" height="150" /><p class="wp-caption-text">Indowebster 5.1MB/Sec</p></div>
<p><em>&#8220;kapan Indonesia bisa menggunakan <span style="text-decoration: underline;">bandwidth speed dewa</span> dengan leluasa yah?&#8221;</em></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 1 . INDOWEBSTER</strong></span></p>
<p>Sebagai penyedia jasa storage online, <a title="IDWS" href="http://www.indowebster.com" target="_blank">Indowebster</a> merupakan kiblat utama para internet surfer di Indonesia dalam menyimpan/mengunduh file. Dengan server lokal, otomatis waktu untuk upload/download akan bisa lebih cepat lagi prosesnya. Walaupun demikian, dengan keadaan internet di Indonesia ini yang katro, tetep aja butuh beberapa menit atau bahkan jam untuk mengunduh file yang ukurannya ratusan megabyte.</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 2 . SPEED DEWA</strong></span></p>
<p>Bagaimana kalo di Indonesia ini kita bisa upload/download dengan kecepatan super a.k.a <em>speed dewa. </em>Pasti muaknyosss bukan?! gambar diatas itu bukanlah rekayasa, boleh undang <a title="Roy Suryo" href="http://roysuryowatch.org" target="_blank">you know hwo</a> untuk cek keasliannya <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Gambar tersebut asli terjadi di laptop gw, download dari Indowebster 5.1 MB/Sec atau dengan kata lain 140 MB hanya dalam waktu 35 detik saja!!</p>
<p><em>Regards,</em><br />
<em>PT</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/indowebster-5-1mbsec-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Me And My Lovely Tasks ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/me-and-my-lovely-tasks-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/me-and-my-lovely-tasks-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 03:10:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Maintenance sistem ituh nggak lah mudah . Lebih mudah membuat sistem baru daripada harus ngelanjutin sistem buatan orang&#8221;
CHAPTER 1 . DEVELOPER &#38; MAINTENANCE
Siapa bilang maintenance itu mudah? apalagi memaintain sistem/kode buatan orang. Susah!! Sulit!! Puyeng!! itulah yang gw dapet selama ini, dan gw juga yakin dengan para application support lainnya. Kenapa? bayangin aja, seperti ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_215" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img class="size-full wp-image-215" title="My Tasks List" src="http://adiputra.nurkartanto.net/wp-content/uploads/2009/08/unemployed-stuff-to-do-list-nothing.jpg" alt="My Tasks List" width="600" height="150" /><p class="wp-caption-text">My Tasks List</p></div>
<p><em>&#8220;Maintenance sistem ituh nggak lah mudah . Lebih mudah membuat sistem baru daripada harus ngelanjutin sistem buatan orang&#8221;</em></p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 1 . DEVELOPER &amp; MAINTENANCE</strong></span></p>
<p>Siapa bilang maintenance itu mudah? apalagi memaintain sistem/kode buatan orang. Susah!! Sulit!! Puyeng!! itulah yang gw dapet selama ini, dan gw juga yakin dengan para application support lainnya. Kenapa? bayangin aja, seperti ini mungkin tahapannya:</p>
<ul>
<li><strong>Sebelum bisa solving problem, gw harus tau dulu sistem ini kerjanya kayak gimana.</strong> Yang jadi masalah adalah, application support/ maintenance developer/ apapun namanya itu, nggak pernah diajak pada fase user requirement, nggak pernah diajak pada developer meeting, tapi dituntut untuk bisa `do solving problem while problem arise`. Yang resek adalah, ketika sistem yang udh `jadi` ini banyak diakal-akalin sama developer, sehingga agak meleset dari kebutuhan user. Mungkin pada fase User Acceptance Test, `akal-akalan` ini semua bisa lolos, tapi disaat system full dipake ama user, hal hal `ngaco` gini jadi tanggungan maintenance (tambah resek lagi kalo developer-nya lepas tangan).</li>
<li><strong>Pelajari alur programming. Design Pattern yang dipakai apa aja (kalo ada).</strong> Selain mempelajari sistem, gw harus pelajari dulu alur programming/arsitektur-nya seperti apa. Hal ini bantu banget untuk bisa tau `apa yang harus gw apain` when `problem arise in somewhere`.</li>
<li><strong>Pelajari logika pemrograman/kode si developer. </strong>Ini biasanya yang paling males. Untuk bisa meng-enhance sistem yang udah `jadi`, otomatis kita harus ikutin kode-kode yang udah ada. Syukur kalo kode-kode itu dibangung dengan rapih dan dengan aturan, entah berdasarkan design pattern ato hanya convention aja. Tapi kalo kode-kode itu dibangung `yang penting jalan`, mati lah gw ~.~ banyak yang perlu gw permak en `refactor` disana-sini.</li>
</ul>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 2 . PERFECT IT NOW OR PERFECT IT LATER</strong></span></p>
<p>Gw nggak bilang gw hebat, tapi.. gw bisa!! Selama ini yang muncul dipikiran gw, kenapa orang kayak gw kok di tarok di belakang (setelah aplikasi jadi, baru gw yang nerusin/`ngebenerin`).</p>
<p>&#8220;<em>Lebih baik perfect it now atau perfect it later?</em>&#8220;, gw lebih pilih &#8220;<em>Perfect it now</em>&#8220;, artinya, bangun sistem itu sebaik-baik nya di awal, dengan aturan yang baik, solusi yang strategis, biar jadi sebuah project yang sehat dengan lingkungan kerja yang sehat &amp; otomatis maintenance-nya mudah. Disini otomatis developer yang rapih kudu dilibatin di awal pengembangan sistem, untuk karena kalo awalnya rapih, Insya Allah kebelakangnya juga rapih.</p>
<p>Tapi kalo &#8220;<em>Perfect it later</em>&#8220;, di awal yang penting jadi dulu, urusan jalan/ga, sistemnya bener/ga, solusinya baik/ga, itu dibelekang aja.. gimana nanti. Disini otomatis developer yang rapih dilibatin di belakang, ya untuk rapih-rapih dan jadi babu. Nggak adil kan?!</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 3 . ME &amp; MY EXPERIENCE</strong></span></p>
<p>Dari taon 2003 sebenernya gw udah terlibat project, walopun dimulai dari yang kecil &amp; sebagian itu single fighter, tapi setidaknya ini ngebuktiin kalo gw bisa.. nggak percaya? ya udh nggak maksa kok :p tapi, boleh kalo mo <a title="cekidot" href="http://adiputra.nurkartanto.net/portofolio/" target="_blank">cekidot</a> <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Sampe akhirnya sekarang alhamdulillah bisa <a title="kecil-kecilan buka bengkel" href="http://halloteknis.com" target="_blank">kecil-kecilan buka bengkel</a> :p belum resmi memang.</p>
<p>Berfikir sebagai seorang `<em>karyawan developer maintenance</em>`, dengan berfikir sebagai seorang `<em>co-founder and bisnis maker strategies</em>` amat sangat-lah bertentangan dan tentu saja jungkir balik. Disatu sisi cuman kerja sambil ngangguk-ngangguk `<em>ok Pak, saya kerjain..</em>` disisi lain kerja sambil geleng-geleng `<em>how to run this business</em>` . `<em>what solution i should provide to make that thing happen</em>` . `<em>what architectur i should create to build this system</em> ` . `<em>how to manage a connection</em>` . `<em>i should rise my partners is spirit</em>`</p>
<p>Ada beberapa hasil nyangkul gw di sawah yang mulai berbuah, diantaranya;</p>
<ul>
<li><a title="HalloCare" href="http://techccs.halloteknis.com/demo" target="_blank">HalloCare</a>. <em>Customer Care System for Lab Test Certification</em>. Dulu namanya TECHCCS, baru ada dua klien, yang 1 udah running, yang 1 baru mau implementing. *<em>doakan goal yah <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>*</li>
<li><a title="HalloInventory" href="http://techics.halloteknis.com/demo" target="_blank">HalloInventory</a>. <em>Inventory Control with Request Order Approval</em>. Dulu namanya TECHICS, baru ada satu klien yang udah running.</li>
<li><a title="HalloDoc" href="http://techdms.halloteknis.com/demo" target="_blank">HalloDoc</a>. <em>Web Based Document Managment System</em>. Dulu namanya TECHDMS, baru banget di develop, terinspirasi project terakhir gw :p . Development masih pending. *<em>doakan repeat order yah <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  biar da modal lagi</em>*</li>
<li><a title="HalloCms/HalloWebPro" href="http://halloteknis.com" target="_blank">HalloCms/HalloWebPro</a>. <em>Content Management System for Professional</em>. Dulu namanya TECHCMS, tinggal sedikit permak lagi, lalu siap dipasarkan <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
<p>mau ngetest? boleh.. <em>username: techadmin</em>, <em>password: password</em>. <span style="text-decoration: underline;"><em><strong>Gentlemen Agreement: Tolong jangan diganti passwordnya yah, gw blm sempet proteksi :p</strong></em></span></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><em>have an application too? share with me, i will appreciate it!!</em></span></p>
<p><em><strong>update 02 12 2009 . aplikasinya lagi diturunin dulu, jadi pasti site not accessible :p maklum, lagi mau naekin yang laen en tempat amat sangat terbatas (blush)</strong></em></p>
<p><em>Regards,<br />
PT</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/me-and-my-lovely-tasks-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjoeangan ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/perjoeangan-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/perjoeangan-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 03:04:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahaan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
CHAPTER 1 . TEKS PROKLAMASI
Mengapa teks proklamasi Indonesia sedemikian singkat? apakah ada teks proklamasi bangsa lain yang lebih singkat lagi? `gw nggak tau`. Apakah sedemikian tergesa-gesanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_197" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img class="size-full wp-image-197" title="perjoeangan" src="http://adiputra.nurkartanto.net/wp-content/uploads/2009/08/perjoeangan.jpg" alt="perjoeangan" width="600" height="150" /><p class="wp-caption-text">perjoeangan</p></div>
<blockquote><p>Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.</p>
<p>Hal-hal jang mengenai pemindahaan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan</p>
<p>dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.</p>
<p>Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05</p>
<p>Atas nama bangsa Indonesia.</p>
<p>Soekarno/Hatta</p></blockquote>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 1 . </strong></span><span style="color: #3366ff;"><strong></strong></span><span style="color: #3366ff;"><strong>TEKS PROKLAMASI</strong></span></p>
<p>Mengapa teks proklamasi Indonesia sedemikian singkat? apakah ada teks proklamasi bangsa lain yang lebih singkat lagi? `<em>gw nggak tau</em>`. Apakah sedemikian tergesa-gesanya sehingga tidak sempat menuliskan teks proklamasi yang mencerminkan ideologi nasional, jati diri bangsa, dan visi-misi Negara Kesatuan Republik Indonesia? Bukankah sudah dibentuk BPUPKI jauh-jauh hari sebelum hari kemerdekaan?</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 2 . </strong></span><span style="color: #3366ff;"><strong>64 TAHOEN INDONESIA MERDEKA</strong></span><span style="color: #3366ff;"><strong></strong></span></p>
<p>Udah 64 tahun Indonesia Merdeka . Banyak yang berkata-kata `<em>sudahkah kita merdeka dari bangsa sendiri</em>`. Jujur, gw nggak ngerti ini maksudnya apa? bukannya kalo kita menginginkan perubahan kita mulai dari diri kita sendiri? atau karena gw memang nggak ngerti en nggak tau informasi? layakkah kita selalu berteriak `<em>sudahkah kita merdeka dari bangsa sendiri</em>`? pernahkah kita berteriak `<em>sudahkah saya merdeka dari diri saya sendiri</em>`?</p>
<p><span style="color: #3366ff;"><strong>CHAPTER 3 . SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA</strong></span></p>
<p>Kita harus bangga dengan ini semua. Syukuri semua nikmat yang sudah diberi. Bukankah: `<em>Maka, mikmatKu yang mana lagi yang kau dustakan?</em>`</p>
<p><em>Regards,<br />
PT</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/perjoeangan-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Life With Proud ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/life-with-proud-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/life-with-proud-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 09:13:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[. ketika dedikasi bertemu dengan `Company&#8217;s Rules` . maka dedikasi itu tinggal-lah seonggok omong kosong belaka .
CHAPTER 1 .  THE &#8216;L&#8217; DAY
 Hari itu gw resmi membuat penyataan. Memang biasa saja, namun cerita-nya berkembang menjadi luar biasa ketika hari ini pun tiba. Pada hari itu nggak ada perasaan apapun, hanya sebatas telah menyelesaikan tugas dan siap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_186" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><img class="size-full wp-image-186" title="Life With Proud" src="http://adiputra.nurkartanto.net/wp-content/uploads/2009/07/lifewithproud.jpg" alt="Life With Proud" width="600" height="150" /><p class="wp-caption-text">Life With Proud</p></div>
<p>. ketika dedikasi bertemu dengan `Company&#8217;s Rules` . maka dedikasi itu tinggal-lah seonggok omong kosong belaka .</p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;">CHAPTER 1 .  THE &#8216;L&#8217; DAY</span></strong></p>
<p><strong></strong> <a title="Hari itu" href="http://adiputra.nurkartanto.net/cause-everything-is-happening-too-fast/" target="_blank">Hari itu</a> gw resmi membuat penyataan. Memang biasa saja, namun cerita-nya berkembang menjadi luar biasa ketika hari ini pun tiba. Pada <a title="Hari itu" href="http://adiputra.nurkartanto.net/cause-everything-is-happening-too-fast/" target="_blank">hari itu</a> nggak ada perasaan apapun, hanya sebatas telah menyelesaikan tugas dan siap untuk tugas baru yang akan sudah menanti.</p>
<p>Effisien per-tanggal 15 Juli 2009 , namun gw ambil cuti dari tanggal 9 &#8211; 15 Juli 2009. Hitungan-nya, 1/2 bulan gw masih sebagai karyawan. <strong></strong></p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;">CHAPTER 2 . THE &#8216;H&#8217; DAY</span></strong></p>
<p>Hari yang dinanti setiap karyawan-pun tiba. Hampir seluruh karyawan sibuk nge-cek status eBanking masing-masing, tak terkecuali dengan gw. Sempet <em>shock </em>ngeliat rekening yang hanya terisi <strong>25% </strong>dari total gaji gw yang biasa gw terima. Coba tenang dan tarik nafas pelan-pelan biar bisa mikir jernih.</p>
<p>Apa yang ada di kepala gw saat itu? <span style="text-decoration: underline;">`..anak istri gw bulan ini mo makan apa..`</span> begitu kira-kira yang ngebuat gw nggak mood untuk ngelanjutin kerjaan <em>*yang sebenernya nggak ada kerjaan* . </em></p>
<p>Mondar-mandir bingung sendiri sambil berfikir logis dan coba cari masukan sana-sini.. <strong></strong></p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;">CHAPTER 3 . THE &#8216;B&#8217; DAY</span></strong></p>
<p>Cerita ini berawal dari dua minggu sebelum <a title="Hari itu" href="http://adiputra.nurkartanto.net/cause-everything-is-happening-too-fast/" target="_blank">hari itu</a>, dimana gw berbincang santai dengan pak kepala proyek mengenai rencana `transfer` gw ke `club` lain. Saat itu sempet gw diminta untuk menunda `keberangkatan` gw, tapi karena gw udah ngebet, gw pun ngotot untuk secepatnya `hengkang`di awal bulan depan.</p>
<p>Nego punya nego pun pak kepala proyek meminta tanggal 10 Juli 2009 sebagai tanggal yang ideal, gw pun mikir . `<em>kasian orang yang dapet tugas gantiin gw . secara sistem yang lagi gw miantain semuanya hanya setumpuk sampah hasil karya pelukis abstrak</em>`.</p>
<p>Akhirnya <em>with proud</em> gw pun meng-iya-kan permohonan tersebut. Dikarenakan penerimaan di `club` yang baru adalah per tanggal 1 atau 15 setiap bulannya, maka negoisasi-pun berakhir dengan ketetapan 15 Juli 2009 sebagai tanggal efisien.</p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;">CHAPTER 4 . THE DAY</span></strong> <em></em></p>
<p><em>Shock</em> memang langsung gw rasain siang tadi. Setelah mendapat pencerahan, mungkin seperti ini analisa-nya.</p>
<ul>
<li>Bulan ini gw cuman masuk 5 hari kerja. Terhitung tanggal 1 &#8211; 7 Juli 2009.</li>
<li>1 Bulan adaah 20 hari kerja. Jadi <strong>5 / 20 = 25 / 100 = 25%</strong></li>
</ul>
<p>Mengapa dihitunga per-hari masuk?? bukan per-tanggal effisien 15 Jui 2009?? `..jadi begini..`</p>
<ul>
<li>Waktu join di bulan pertama dengan `club` lama saya adalah per-16 April 2007.</li>
<li>Diakhir bulan dihitung seberapa hari saya bekerja di `club` tersebut, dan sebanyak itulah yang saya dapet. Istilah-nya <em>prorate</em> kalo tidak salah.</li>
<li>Mungkin begitu juga dengan perhitungan di bulan terakhir saya.</li>
</ul>
<p>Apakah pasti seperti itu??</p>
<p>Nggak tau juga, mau nanya tapi udh males banget.. jadi gw cuekin ajah dah. Biar yang diatas yang membalasnya <img src='http://adiputra.nurkartanto.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong><span style="color: #3366ff;">CHAPTER 5 . THE &#8216;C&#8217; DAY </span></strong></p>
<p>Niat ingin berbuat baik pada `club` lama, dengan berfikir &amp; tanggung jawab untuk tidak menelantarkan `mereka` begitu saja&#8230;tapi yang ada malah `mereka` yang `menelantarkan` gw. Kalo gw tau nggak bakal ada `respect from them` , gw bakal ngotot untuk `hengkang` pas diawal bulan saja.</p>
<p><em>`i </em><em>life </em><em>with proud</em> ` .. lain kali harus liat-liat `club` nya dulu .. apa pantas mendapatkan perlakuan istimewa dari gw atau tidak</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/life-with-proud-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SDLC ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/sdlc-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/sdlc-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 04:50:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/index.php/2009/04/14/sdlc-mantheb/</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu?
Software Development Life Cycle. Pada software engineering, SDLC merujuk pada suatu model dan metodology dalam membangun sebuah sistem komputer. (wikipedia, 14 april 2009).
Ada banyak model yang bisa diterapkan dalam SDLC, beberapa di antaranya adalah waterfall, rapid prototyping, dan spiral. Dalam setiap model, biasanya ada tingkatan / phase-phase yang harus dilewat, yang paling umum diantaranya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa itu?</strong></p>
<p><em>Software Development Life Cycle</em>. Pada <em>software engineering</em>, SDLC merujuk pada suatu model dan metodology dalam membangun sebuah sistem komputer. (wikipedia, 14 april 2009).</p>
<p>Ada banyak model yang bisa diterapkan dalam SDLC, beberapa di antaranya adalah waterfall, rapid prototyping, dan spiral. Dalam setiap model, biasanya ada tingkatan / phase-phase yang harus dilewat, yang paling umum diantaranya adalah planning, analisys, design, implementation, maintenance.</p>
<p><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7e/SDLC-Maintenance-Highlighted.png" alt="SDLC model" width="300" border="1" height="300" /></p>
<p><strong>Apa setiap membangun system itu harus menerapkan SDLC?</strong></p>
<p>Sebetulnya nggak ada paksaan untuk menerapkan SDLC ini, tapi disarankan untuk menerapkan SDLC dengan salah satu model yang sesuai dengan keadaan development dan kebutuhan system.</p>
<p>Dengan diterapkannya SDLC ini diharapkan project yang dikerjakan dapat di pecah ke dalam beberapa tahap, dapat mendefinisikan kebutuhan user dengan cara yang lebih baik, membuat standarisasi pengembangan dan disain system, dapat menangani dan mentoleransi <em>turn around</em> <em>staff</em>. Dengan demikian, diharapkan system yang dihasilkan bisa lebih sempurna dan lebih sesuai dengan kebutuhan dan permintaan user.</p>
<p><strong>Apa vendor-vendor sudah menggunakan metode ini?</strong></p>
<p>Kalo itu gw kurang tau, yang gw bisa ambil contoh adalah di perusahaan dimana gw bekerja.</p>
<p>Disini, alhamdulillah sudah mulai mengembangkan system dengan metode SDLC pada setiap project. Kebetulan gw ada di team yang urus maintenance. Saya perhatikan sepertinya tahapan SDLC sudah lengkap, dari tahap planning, analisis, design, implementation, maintenance, hingga balik lagi ke planning, dan seterusnya.</p>
<p>Tapi sayang, entah apa yang salah, system yang dihasilkan sangat kurang memuaskan, bagi saya dan bagi user tentunya. Karena saya yang berada di fase maintenance, otomatis saya yang langsung terima komplain dari user.</p>
<p><strong>Lalu apa yang Anda lakukan?</strong></p>
<p>Hingga saat ini belum ada yang bisa gw lakuin. Gw cuman bisa nganalisa, gw tau ada yang salah, ok kita coba <strong>asumsiin SDLC adalah proses yang sama ketika kita akan memasak</strong>. Memasak? ya memasak masakan yang bisa kita santap setiap hari.</p>
<p>Kalo kita mau memasak, kita pasti punya <u>planning</u> mau masak apa, berapa lama, dsb.</p>
<p>Kita pasti punya <u>analisis</u>, yang mau menyantap makanan ini siapa? apa dia suka manis? apa dia diabetes? gula apa yang harus gw pake? berapa banyak? dsb.</p>
<p>Selanjutnya pasti <u>design,</u> kelapa di parut, wortel di potong-potong, kangkung di cuci, siapin gula, siapin minyak, dsb.</p>
<p>Selanjutnya adalah <u>implementasi</u>, panasin minyak, tumis kangkung, masuking daging, dsb.</p>
<p>Setelah itu masakan dihidangkan, disantap dan dinikmati. Pada saat ini, otomatis si tukang masak tadi sedang dalam masa <u>maintenance</u>, apakah masakannya enak, apakah masakannya cocok. Kalo kurang pas rasanya, saos sambal, kecap dan garam sudah siap dimeja makan.</p>
<p>Andai saja makanannya tidak bisa dimakan, pasti ada yang salah pada saat analisis atau saat design, atau juga implementasi. Bisa jadi karena alatnya, atau tukang masaknya yang belum lihai cara memasak dan memadukan rempah-rempah.</p>
<p>Dan pada saat itu, <u>tidak mungkin si tukang masak mengambil kembali masakannya lalu memasak ulang!!</u> yang bisa dilakukan adalah mengumpulkan bahan, memotong, dan menumis lagi. Dan yang perlu dicatat adalah, hal itu baru bisa dilakukan ketika kembali ada pesanan lagi!!</p>
<p><strong>SDLC dan Masakan, wowo menarik :&gt; kalo system tidak bisa digunakan, lalu apa yang harus dilakukan?</strong></p>
<p>Kebetulan, saya juga masih sama-sama belajar. Kalo memang terjadi hal seperti itu, pertama adalah menganalisa akar permasalahannya. Apakah kesalahan datang dari user, tools yang digunakan, atau <em>tukang masak</em>-nya :&gt;</p>
<p>Kalo kesalahan datang dari user, gampang aja, tinggal gunakan <em>Change Request.</em></p>
<p>Kalo kesalahan datang dari tools, tinggal dianalisa dan dicari <em>work around</em>-nya. Apakah harus gunakan alat lain, beli baru, dsb.</p>
<p>Kalo kesalahan datang dari tukang masaknya, berarti perlu adanya koreksi dari tukang masaknya, peningkatan keahlian yang bisa meningkatkan kualitas masakannya. Dan tentusaja bimbingan manajemen untuk memasak masakan yang memang dikuasai oleh tukang masaknya sendiri :&gt; baru setelah itu, kembali menerapkan siklus SDLC dari mulai planning hingga mainenance kembali, dan jangan lupa untuk melibatkan team-team pada setiap tahapan :&gt;</p>
<p><em>Bukan begitu meneer?</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/sdlc-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>It Is Destiny ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/it-is-destiny-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/it-is-destiny-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 02:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/index.php/2009/01/30/it-is-destiny-mantheb/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sudah takdir gw seperti ini, mau usaha seperti apapun, jalan gw ya tetep seperti ini. Mungkin baiknya gw jalanin apa yang ada di depan gw ini, karena mungkin inilah takdir gw, jalan hidup gw.
Gw ini orang yang kalo pengen sesuatu, pasti bakal berusaha abis-abisan biar dapet yang gw pengen itu, tapi dengan cara yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin sudah takdir gw seperti ini, mau usaha seperti apapun, jalan gw ya tetep seperti ini. Mungkin baiknya gw jalanin apa yang ada di depan gw ini, karena mungkin inilah takdir gw, jalan hidup gw.</p>
<p>Gw ini orang yang kalo pengen sesuatu, pasti bakal berusaha abis-abisan biar dapet yang gw pengen itu, tapi dengan cara yang bener tentunya :&gt; tapi ternyata nggag semua yang kita pengen itu bisa kita dapetin, ada hal-hal yang segimanapun kita kejar, tetep aja nggag pernah kita dapet. Kadang kalo dipikir, berat memang, tapi inilah hidup, udah ada takdir dan jalannya masing-masing.</p>
<p>Sekarang, lebih baik gw hadapi semua kenyataan yang memang bener-bener ada di depan, secara sebenernya gw ini orang yang selalu mencoba mencari jalan keluar, menganalisa, dan mencari alternative dari persoalan yang ada. Mengkalkulasi jalan mana yang terbaik, memprediksi apa yang akan terjadi pada masing-masing jalan, dan mendapat jawaban jalan mana yang harus gw pilih.</p>
<p>Numun, sepertinya gw udh berusaha keras untuk bisa berbelok dan mencari alternative jalan, tapi sepertinya selalu mentok dan malah balik lagi ke persimpangan yang sama.</p>
<p>Yap, begitulah, akhirnya gw sadar, mungkin ini takdir gw, yang mengharuskan gw menempuh jalan ini. Mudah2an ini jalan yang diridhai Allah, jalan yang bener, dan terbaik buat semuanya.</p>
<p><em>Last words but not least; <u>Usaha,</u> <u>Berdoa</u>, <u>Takdir</u> .. <strong>It Is Destiny</strong>.. you can&#8217;t avoid it.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/it-is-destiny-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Entrepreneur Employee Mix ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/entrepreneur-employee-mix-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/entrepreneur-employee-mix-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 02:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/index.php/2009/01/22/entrepreneur-employee-mix-mantheb/</guid>
		<description><![CDATA[Sulit rasanya menjalani 2 hal sekaligus. Berusaha menjadi Entrepreneur Professional dan juga menjadi Good Employee. Terkadang yang satu membutuhkan waktu, yang lain jadi terkurangi waktunya, yang lain membutuhkan pikiran lebih, yang satu jadi kurang dipikirkan. Kalo kata Hatake Kakashi &#8220;tidak mungkin untuk melihat ke dua arah sekaligus&#8221;.
Pada akhirnya, yang ada hanyalah yang satu nggak jelas, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sulit rasanya menjalani 2 hal sekaligus. Berusaha menjadi <em>Entrepreneur</em> Professional dan juga menjadi Good <em>Employee</em>. Terkadang yang satu membutuhkan waktu, yang lain jadi terkurangi waktunya, yang lain membutuhkan pikiran lebih, yang satu jadi kurang dipikirkan. Kalo kata <em>Hatake Kakashi</em> &#8220;tidak mungkin untuk melihat ke dua arah sekaligus&#8221;.</p>
<p>Pada akhirnya, yang ada hanyalah yang satu nggak jelas, yang lain nggak maju-maju. <em>But, I&#8217;m Not Done Yet; It&#8217;s Just The Beginning</em>.</p>
<p>Andaikan jurus <em>Kage Bunshin</em> itu ada ;D mungkin ide-nya <em>naruto</em> bisa dijadiin solusi untuk EEM (Entrepreneur Employee Mix) ini. Atau apa ada solusi lain selain menggunakan jurus <em>Kage Bunshin</em> yah??</p>
<p>Adakah  seseorang disana yang sudah berhasil menjadi Entrepreneur Employee Mix ini?? ajarilah aku ini sedikit ilmu kisanak!!</p>
<p><em>&#8220;If I&#8217;m Not Die In This Situations, I&#8217;ll Become Stronger!!&#8221;</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/entrepreneur-employee-mix-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Developer pada 2 pupilku ManTHeB</title>
		<link>http://adiputra.nurkartanto.net/10-developer-pada-2-pupilku-mantheb/</link>
		<comments>http://adiputra.nurkartanto.net/10-developer-pada-2-pupilku-mantheb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 15:39:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adi PT</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gagasan]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiputra.nurkartanto.net/index.php/2008/12/30/10-developer-pada-2-pupilku-mantheb/</guid>
		<description><![CDATA[cuma mindahin dari blog-ku yang lama. &#8220;No Developer Be A Market Leader By Following Others Competitor&#8217;s Foot Step&#8221;
Sudah cukup lama gw coba untuk jadi IT Developer,,
en kenapa selama ini gw slalu minum asam en makan garam terus yah ,, * pantes aja magh gw ga sembuh-sembuh
Tapi bukan itu yang pengen gw share skr,,
Sebenernya selama ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>cuma mindahin dari <a href="http://mantheb.wordpress.com/" title="blog-ku yang lama" target="_blank">blog-ku yang lama</a>.</em> <u><em><strong>&#8220;No Developer Be A Market Leader By Following Others Competitor&#8217;s Foot Step&#8221;</strong></em></u></p></blockquote>
<p>Sudah cukup lama gw coba untuk jadi IT Developer,,<br />
en kenapa selama ini gw slalu minum asam en makan garam terus yah ,, <em>* pantes aja magh gw ga sembuh-sembuh</em></p>
<p>Tapi bukan itu yang pengen gw share skr,,<br />
Sebenernya selama ini gw tertarik dengan bisnis di bidang IT-nya sih, bukan &#8216;Ngodingnya&#8217;,, karena Bill Gates itu jadi beken bukan karena jago &#8216;Ngoding&#8217;,, tapi karena &#8216;jago&#8217; jualannya.. hmm.. bnr gak, bnr gak??</p>
<p>Seperti dikebanyakan hal, dalam berbisnis itu gak bisa berdiri sendiri bung!! harus berbaur,, minimal sesama komunitas,, begitu juga yang gw lakuin selama perjalanan tuk jadi developer yang gak ingusan <em>* hopefuly</em></p>
<p>Disepanjang perjalanan itu, gw cukup banyak juga nemuin sesama developer yang sifat en jenisnya ajib-ajib :&gt; yang kadang ngebuat gw nelen ludah en ngehela nafas,, fhuhh.. yah begitulah hidup,, seperti pepatah &#8216;bisnis itu kejam bisnis itu keras.. hyuu marii&#8217;<br />
nah berikut cuplikan jenis-jenis developer yang pernah gw temuin,,</p>
<p><strong>1. Developer Ajib</strong></p>
<blockquote><p> Developer yang kaya gini yang enak di ajak sharing,, bagi-bagi ilmu en pengalaman,, en kadang enak juga untuk bagi-bagi project,, bahkan bagi-bagi klien ;D he he he.. tapi harapan gw ketemu developer gini sih cuma pengen bimbingan en share pengalamannya,, coz biasanya developer yang gini ini udah sukses, udah senior,, projectnya enterprise,, en jadi orang penting di project,, yah kaya business analyst, project manager, system analyst, ato team leader,, Cuma sayangnya developer kaya gini cuma ada sedikit,, susah di temuin,,</p></blockquote>
<p><strong>2. Developer Gak Ajib</strong></p>
<blockquote><p> Ini biasanya Developer yang udah professional, udah senior lah.. tapi pelit!! yah mungkin bukan karena dia gak mau share, tapi karena dia gak mau meluangkan waktu untuk itu,, maklumlah,, kerjaannya meeting, buat laporan, buat analisa.. yah, paling di waktu-waktu tertentu aja,, itupun dikit :&lt;</p></blockquote>
<p><strong>3. Developer Lempeng</strong></p>
<blockquote><p> Developer kaya gini adalah developer yang sederhana, gak banyak omong, en low profile.. kalo ditanya dia jawab sebisanya, bantuin sebisanya.. kadang mau bantu, kadang juga nggak.. yah lempeng-lempeng aja idupnya, dia jalanin apa yang dia injek.. jarang yang bilang jago, en gak ada juga yang bilang bego.. cuma ada beberapa developer yang kaya gini yang gw kenal.. kadang enak, bagi-bagi project, rejeki, dan pastinya bagi-bagi susah juga ;D tapi kadang juga biasa aja :&gt;</p></blockquote>
<p><strong>4. Developer Belagu</strong></p>
<blockquote><p> Yang gini ini biasanya Developer yang baru jadi senior, ato baru berhasil implement system enterprise, ato kadang juga yang sring banyak dapet project,, ciri-cirinya itu so&#8217; cool, so serius, so&#8217; jago (* padahal emg jago sieh.. eh tapi inget, masih ada langit di atas langit bung!!), ada juga yang suka ngomong-ngomongin developer lain<br />
Developer ini biasanya masih mau bergaul sama para developer kelas bawah, tapi kadang kalo di ajak ngobrol, share or diminta bantu suka so&#8217; jual mahal gitu.. ngomongnya cuma sedikit,, so&#8217; serius,, sobhek sobhek nieh!<br />
Tapi ada juga jenis developer ini yang mau kasih seimprit komentar, tapi kasih banyak kritik.. mending komentarnya jelas, ini mah kagak keharti euy.. sekalinya diajak sharing en diskusi, jual mahal lagi, nazoonk euy belagu..</p></blockquote>
<p><strong>5. Developer Sok Tau</strong></p>
<blockquote><p> Yang ini nieh yang kurang ajar.. skill-nya masih biasa aja, tapi omongannya udah kemana-mana. Mungkin di mata dia en sekitarnya dia itu hebat, tapi sebenernya.. aagh, gw ga mau bahas.. nanti senjata makan tuan lagi he he he ;p<br />
Tapi yang pasti, developer kaya gini biasanya kalo lagi share suka bahas kemana-mana, kaya paling jago sendiri, padahal dia sendiri itu baru tau juga dari internet,, en bahkan kadang dia sendiri juga belum pernah buktiin perkataan dia itu..<br />
En yang mengesalkan itu developer kaya gini ini suka ngeremehin orang, padahal belum tentu orang itu lebih bego dari dia.. huuu uuh.. songong siah!!</p></blockquote>
<p><strong>6. Developer Kampungan</strong></p>
<blockquote><p> Developer yang gini nieh yang paling sering gw temuin,, biasanya di awal dia manis, sepertinya berbagi semuanya, pengalaman, teknik marketing, skill en ilmunya, bahkan rahasianya, tapi kadang semua itu palsu, ato cuma sedikit yang dia kasih tau.. untuk apa dia gitu?? biasanya dia kaya gitu biar developer yang diajak share juga bagi-bagi rahasianya, tanpa sadar si developer yang lain udah cerita semuanya, terus, si developer kampungan ini ngelonyor pergi gitu aja, karena semua informasi yang dia perlu udah dapet.. week dasar anak kampung!!<br />
Sialnya lagi, efeknya bisa kemana-mana bung!! dari klien yang di ambil alih, harga jual bersaing yang dia teken, partner digaet juga, dan masih banyak lagi deh.. waaah.. paling males kalo udah ketemu developer kaya gini.. wong edan!!</p></blockquote>
<p><strong>7. Developer Pelupa</strong></p>
<blockquote><p> Biasanya developer kaya gini adalah partner sendiri.. Giliran gak ada project, minta project, minta merjer, minta ikutan.. pas dia ada project, lupa ngajak-ngajak deh.. boro-boro ngajak, ngabarin aja kagak.. weeek, menyakitkan kalo udah kaya gini.. ada juga yang sama-sama bagi-bagi rejeki, ada project sama-sama dikerjain, tapi sebelum project slese, dia udh hilang entah kemana, lupa sama gw.. gak bisa dihubungin &#8220;gak dijawab telepon HP, sorry men, komitmen itu penting, jadi terpaksa terbentuk formasi baru di saat penting&#8221; <em>* loh.. kok jadi saykoji</em></p></blockquote>
<p><strong>8. Developer Gak Tau Malu</strong></p>
<blockquote><p> Developer kaya gini jarang sieh.. soalnya cuma ngandalin nekat, bener-bener cuma nekat TENG!! ngomongnya banyak, gayanya juga banyak.. hampir setiap problem kayanya dia tau.. tapi pas di ajak ngobrol serius, malah suka ngalihin pembicaraan.. pas disuguhin ke problemnya, dia plenga-plengo.. duh.. malu deh..<br />
Selama perjalanan gw, baru dua kali gw nemuin yang pure kaya begini..</p></blockquote>
<p><strong>9. Developer Newbie</strong></p>
<blockquote><p> Nah.. developer ini jelas dia baru mulai ngerintis nieh.. kadang masalahnya dia itu pembagian waktu kerja dia.. en kadang juga suka janji bilang &#8220;aplikasi jadi besok&#8221;,, taunya bulan besok baru jadi.. wek wew.. yah namanya juga Newbie, harus banyak belajar en atur waktu lagi, biar image en swmua kerjaan juga hasilnya baik :&gt; <em>* kaya ngomongin diri sendiri</em> ;p</p></blockquote>
<p><strong>10. Developer Kurang Kerjaan</strong></p>
<blockquote><p> Ini dia yang terakhir.. jelas dari namanya developer ini gak ada kerjaan.. kegiatannya cuma nulis blog,, naikin ranking blognya,, nulis jurnal yang &#8216;BasBang&#8217; en gak penting.. yah kaya gw ini :&gt; wak wak wak</p></blockquote>
<p>Yah kurang lebih itulah jenis-jenis en sifat-sifat developer yang pernah gw temuin.. mudah2an gw en elu-elu pade yang pada baca bukan bagian dari developer yang buruk-buruk yah, apalagi kombinasi dari developer yang buruk-buruk itu.. ;D hue hue hue..</p>
<p>Dari perjalanan ini, gw paling sering ketemu Developer Sok Tau en Developer Kampungan,, kesimpulannya adalah, gw sering ketemu orang yang gw ga suka :&gt; ternyata gw harus banyak-banyak belajar ilmu ikhlas en kontrol diri :&gt; .. have a nice hunting <em>* lho..</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiputra.nurkartanto.net/10-developer-pada-2-pupilku-mantheb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
